in

Seorang Pria Ditangkap di Masjidil Haram

Umat Muslim melakukan salat berjemaah untuk pertama kalinya di Masjidil Haram sejak pembatasan akibat Covid-19 diberlakukan, setelah diizinkan oleh otoritas Saudi, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, Ahad, 18 Oktober 2020. Jemaah diperbolehkan salat berjemaah dengan tetap menjaga jarak. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
Umat Muslim melakukan salat berjemaah untuk pertama kalinya di Masjidil Haram sejak pembatasan akibat Covid-19 diberlakukan, setelah diizinkan oleh otoritas Saudi, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, Ahad, 18 Oktober 2020. Jemaah diperbolehkan salat berjemaah dengan tetap menjaga jarak. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

Politik.us – Seorang pria tiba-tiba saja mengacungkan sebuah pisau dan meneriakkan slogan yang mendukung kelompok teroris di Masjidil Haram, Mekah pada Selasa (30/3) waktu setempat.

Aksi nekatnya itu berhasil diatasi dan petugas keamanan berhasil mengamankan pelaku. Seperti dilansir dari Arab News dan The National News, Jumat (2/4/2021), pria itu diketahui meneriakkan ekspresi mendukung kelompok dan organisasi teroris usai diselenggarakan sholat Ashar di lantai pertama Masjidil Haram.

“Pasukan Keamanan menangkap pria tersebut segera dan prosedur hukum telah diambil terhadapnya,” kata juru bicara kepolisian Mekah.

Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al Sudais, mengatakan ‘penggunaan ekspresi ekstremis rasis berada di luar doktrin agama Islam’.

“Tidak menghormati kesucian tempat ibadah. Tuhan telah menjadikan Masjidil Haram sebagai tempat ibadah, termasuk shalat, tawaf dan melaksanakan haji,” ujar Sudais.

Tidak ada korban yang dilaporkan akibat kejadian tersebut.

Artikel ini dikutip dari detik.com

cpns

Siapkan Berkasnya!!!, Formasi CPNS 2021 Segera Diumumkan

ilustrasi uang

Bansos Cairrrr, Cek cekbansos.kemensos.go.id & Rekening