in

Soal Puisi Fadli Zon, Irma Suryani: Bukannya Menyantuni Malah Bikin Puisi Basi

Politikus Partai Nasional Demokrat, Irma Suryani Chaniago. Foto/dpr.go.id
Politikus Partai Nasional Demokrat, Irma Suryani Chaniago. Foto/dpr.go.id

Politik.us – Puisi politikus Partai Gerindra Fadli Zon berjudul Negeri di Tepi Jurang ramai dikomentari penghuni jagad media sosial Twitter.

Puisi yang berkisah tentang negeri yang diliputi berbagai persoalan, termasuk bencana ini direnpons pro dan kontra warganet.

Baca Juga: Bela Risma, PDIP: Pak Hidayat Kalau Mau Nasi Bungkus Bilang!

Politikus Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago mengkritik puisi Fadli. Tidak hanya itu, Irma juga membuat bait puisi sebagai respons atas puisi Fadli Zon.

Adapun puisi itu berjudul Nyanyian Kodok Bangkong Ditelan Sunyi. Puisi ini dikirim ke SINDOnews, Kamis (21/1/2021) saat dimintai tanggapannya soal puisi Fadli Zon tersebut.

Baca Juga: Tengku Zulkarnain: Terima Kasih Bapak Presiden Jokowi

Dalam puisinya,mantan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 lalu itumenyindir Fadli yang dinilainya selalu penuh bully dan caci maki. Dia juga menyatakan negeri sedang dilanda bencana, bukannya ikut menyantuni malah bikin puisi basi

“Kebohongan kebencian kemunafikan terus diproduksi Hanya untuk mempertahankan sebuah kursi,” tulis Irma.

“Ya Allah Selamatkan negeri ini Selamatkan rakyat kami dari manusia yang Berlindung dibalik SARA dan intoleransi Amin,” tutup puisi Irma.

Artikel ini Dikutip dari Sindonews.com

Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Selly Andriany Gantina. Foto/dpr.go.id

Bela Risma, PDIP: Pak Hidayat Kalau Mau Nasi Bungkus Bilang!

Hidayat Nur Wahid - Foto: ©2020 Merdeka.com

Ada Sabotase Upaya Anies Cegah Banjir?, HNW: Polisi Segera Tangkap Pelaku!